Jakarta – Hari Minggu, 1 Juni 2025 ini menjadi penanda akhir pengabdian Lurah Kalibaru, Rusmin, sebagai Aparatur Sipil Negara.
Setelah 27 tahun mengabdi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Rusmin resmi purna tugas.
Warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, melepasnya dengan cara yang tak biasa namun penuh makna, yakni arak-arakan keliling RW menggunakan delman pada Sabtu (31/5/2025).
Pagi itu, delman berhias sederhana membawa Rusmin dan sang istri keluar dari halaman Kantor Kelurahan Kalibaru.
Warga mengiringi dengan tertib, menyambut di sepanjang jalan, memberi salam, menggenggam tangan, dan mengucap terima kasih.
Arak-arakan berjalan melewati sejumlah RW dan berakhir di tanggul Plaza Kalibaru.
Semua ini bukan bagian dari acara resmi pemerintah.
Semuanya disiapkan secara swadaya oleh masyarakat yang merasa kehilangan.
Rusmin dikenal sebagai lurah yang dekat dengan warga.
Selama 1,5 tahun memimpin Kalibaru, ia hadir dalam banyak kesempatan: dalam musyawarah, kegiatan lingkungan, hingga dalam situasi darurat.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Lurah Ancol.
Dua jabatan terakhir ini menjadi bagian penting dari jejak pengabdiannya, sekaligus yang paling dikenang.
Bagi warga Kalibaru, Rusmin bukan sekadar pejabat.
Ia adalah sosok yang mendengar, hadir, dan melayani. Karena itu, pelepasannya bukan sekadar seremoni.
Dirinya diantar dengan cara yang hangat dan tulus, sebuah bentuk penghargaan atas kerja yang dijalankan dengan sepenuh hati.
Saat ini, masa tugas Rusmin memang selesai. Tapi kesannya tak akan cepat hilang.
Namanya akan tetap tinggal dalam ingatan warga, dalam cerita-cerita kecil tentang lurah yang pernah berjalan bersama mereka, bukan di depan, tapi di tengah.
Selamat purna tugas, Pak Rusmin. Terima kasih atas pengabdian yang jujur dan utuh.”pungkasnya.”
(Wahyuni adina putri)











