Pemudik Dihadang Meriam Bambu oleh Warga, Terpaksa Memilih Putar Balik
eportal.id, Jakarta – Seorang pengendara motor yang diduga dalam perjalanan mudik terpaksa memilih untuk putar balik setelah pemudik dihadang meriam bambu oleh warga. Peristiwa itu terekam kamera hingga menjadi viral di media sosial.
Diduga, warga nekat menghadang para pengendara sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).
Dalam video tersebut, awalnya terlihat pemotor terlihat ingin memaksa untuk melewati sebuah jalan. Namun, warga sekitar tetap menolak pemotor tersebut untuk melintas.
Alhasil, warga pun akhirnya menyalakan meriam tersebut. Sehingga pemotor pun memilih untuk kembali dan menghindari ledakan meriam tersebut.
Berbagai reaksi warganet langsung meramaikan kolom komentar. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kebenaran video tersebut, bahkan belum diketahui kapan dan dimana kejadian tersebut.
“Parah kasian tuh udh nyampe kampung balik lagi ke kota,” tulis komentar r1yanto.
“Kebayang ga sih, klw kita tetep dijakarta duit udah tipis cuma buat cukup ongkos pulang kampung, ga kerja misalnya kena PHK, trus maksain buat pulang kampung, tapi pas smpe kampung malah di giniin, keluarga di kampung bisa apa? Mau balik lagi ke jakarta ga punya ongkos ditambah ga ada tujuan, tragis nya malah jadi Gembel,” tulis komentar shendy_ayudesvitha.
Diketahui, pemerintah memang melakukan larangan untuk mudik ke kampung halaman terutama saat mudik lebaran Idul Fitri 1441 H. Hal ini bertujuan agar mata rantai penyebaran penularan covid-19 di daerah dapat diputus.
Mengingat jumlah pasien positif corona, jumlah pasien berhasil disembuhkan maupun korban meninggal karena virus corona masih sangat tinggi di Indonesia.
Pada website resmi Tim Gugus Tugas Penanggulangan Corona www.covid19.go.id pada Minggu (24/5/2020) terlihat jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 22.271, pasien sembuh sebanyak 5.402, sedangkan pasien meninggal sebanyak 1.372 orang.
Secara total, sekarang ada lebih dari 5 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia, setelah WHO melaporkan peningkatan harian terbesar pandemi pada hari Rabu yaitu 106.000 kasus positif.
Berikut ini video pemudik dihadang meriam bambu oleh warga:
(rnd)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…