Peternakan Penggemukan Domba Jelang Idul Adha Raup Omzet Rp43 Juta

Peternakan Penggemukan Domba Jelang Idul Adha Raup Omzet Rp43 Juta

Banyumas – Inilah peternakan penggemukan domba dan kambing milik Edi Santosa warga desa Rawaheng Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kandang yang dibangun di belakang rumahnya itu dibuat sedemikan rapi dan mampu menampung 40 ekor domba dan kambing.

Tiga bulan sebelumnya, domba dan kambing yang sudah dibeli diberi perawatan intensif. Terkait dengan pakan, Edi Santosa sengaja memberikan pakan buatan alias permentasi yang aman dan memiliki kandungan gizi yang melimpah di sekitar pekarangan.

Pakan buatan berguna untuk menunjang pertumbuhan kambing serta membuat daging domba dan kambing lebih padat. Selain peluang menjelang hari raya Idul Adha, Edi juga memiliki peluang lain dalam mengembangkan bisnis peternakan ini, seperti menjadi suplier untuk kebutuhan restoran dan warung sate, serta katering acara pernikahan hingga aqiqah.

Menjelang hari raya Idul Adha, Edi memiliki 40 ekor domba dan kambing. Sebanyak 17 ekor siap melayani pesanan baik di wilayah kecamatan Wangon serta dari luar kecamatan bahkan luar kabupaten.

Jika mengelola secara maksimal dengan minimal memelihara selama 2-3 bulan, peternak dapat meraup untung dari bisnis penggemukan domba dan kambing jelang Idul Adha dengan omzet mencapai Rp43 juta.

“Saat ini yang siap jual ada 17 hewan ternak 15 domba dan 2 kambing. Untuk 15 domba mendekati harga Rp34 juta dan 2 ekor sampai Rp9 juta total bisa mencapai Rp43 juta. Kita memberikan pola makan yang rutin pagi dan sore menggunakan pakan permentasi memanfaatkan limbah di sekitar kita. Hasil yang didapat cukup lumayan”, kata Edi Santoso peternak penggemukan domba. (Kus)

 

 

Comment