Jakarta – Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara menangkap lima orang yang mencuri kabel tembaga dari instalasi penerangan jalan umum (PJU) sepanjang 2km. Pasalnya pencurian tersebut membuat jalan akses Pelabuhan Tanjung Priok sempat gelap gulita.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, pengungkapan kasus ini bermula dari video viral yang diunggah warga di media sosial. Dalam video tersebut, tampak kondisi jalanan yang gelap gulita dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Setelah menerima laporan dari Dinas Bina Marga dan keluhan warga, kami langsung melakukan penyelidikan. Kurang dari delapan jam setelah video viral, tim berhasil menangkap lima tersangka di lokasi,” ujar Erick dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025).
Dalam menjalankan aksinya, para tersangka menggunakan alat gerinda untuk membongkar konblok penutup jalur kabel bawah tanah. Mereka kemudian memotong kabel tembaga dari instalasi PJU.
Akibatnya, seluruh penerangan di sepanjang jalan sepanjang tiga kilometer itu padam total. Total kabel yang dicuri diperkirakan mencapai 2.732 meter, dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Dari kelima tersangka yang ditangkap, seluruhnya warga Jakarta Utara, berinisial MFA (29), IS (27), MY (34), A (36), JA (21). “Mereka memiliki peran yang sama, yakni membongkar dan mengambil kabel tembaga dari dalam tanah,” Ujar Kapolres.
Dari barang bukti yang diamankan antara lain Enam potong kabel tembaga hasil curian, dan Satu unit gerinda yang digunakan saat beraksi.Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Sementara, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Siti Dinnarweny mengatakan, kawasan tersebut tergolong rawan. Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan menggandeng instansi terkait.
“Kami akan memperkuat koordinasi dengan kepolisian agar kehilangan aset publik bisa dicegah. Kami juga akan bekerja sama dengan Dinas Kominfotik untuk memasang CCTV di titik-titik rawan,” Katanya.
(Wahyuni adina putri)











