Potong Kayu Timpa Mobil di Proyek 2 Ruas Arteri Soekarno-Hatta Kota Probolinggo, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

oplus_0
Kota Probolinggo – Sebuah insiden terjadi di proyek pembangunan dua ruas arteri Jalan Soekarno-Hatta hingga Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jumat (24/10/2025).

Sebuah mobil sedan Honda Civic bernomor polisi DK 364 YV milik warga bernama Lukman tertimpa potongan kayu saat pekerja proyek melakukan pemotongan pohon di tepi jalan.

Lukman, pemilik mobil yang menjadi korban, mengaku kaget ketika tiba-tiba pohon di pinggir jalan dipotong tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, unruk pindahkan mobil miliknya terlebih dahulu.

Tiba – tiba terdengar suara keras dari mobil miliknya yang di parkir ditempatnya bekerja di cucian mobil Arofah, Jalan Soekarno Hatta, mobil mengalami kerusakan peyok di bagian atap kabin.

“Tiba-tiba pekerja pemotongan pohon datang digerbang pintu gerbang tempatnya bekerja, terus tiba-tiba ada yang motong pohon. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya atau mobil di suruh pindah. Tahu-tahu balok potongan pohon nya jatuh menimpa mobil saya,” ujar Lukman kepada wartawan di lokasi kejadian.

“Ya, saya minta ganti rugi untuk biaya perbaikan. Tadi katanya mau diganti sebesar satu juta rupiah,” tambahnya.

Sementara itu, Saiful Bahri, pelaksana pihak ketiga pemotongan pohon yang merupakan bagian dari proyek pembangunan trotoar di ruas arteri tersebut, menjelaskan bahwa proses pemotongan sebenarnya sudah dilakukan dengan hati-hati.

“Kami dari pihak ketiga PUPR, saya pelaksana pemotongan kayu di proyek dua ruas arteri ini,” jelas Saiful Bahri.

“Tadi kami sudah pakai tali dan mengikuti prosedur. Tapi pas dipotong, pohonnya patah tidak sesuai arah, langsung menimpa mobil itu. Kami bertanggung jawab, dan saya langsung berikan ganti rugi satu juta rupiah untuk perbaikannya,” tambahnya.

Saiful juga menyebut bahwa sebelum kejadian, pihaknya sudah memulai pemotongan dari arah timur dan memastikan kondisi sekitar aman. Namun, faktor kondisi pohon yang rapuh membuat batangnya patah tak terkendali.

Selain proyek pemotongan sebanyak 85 pohon di proyek dua ruas arteri di jalan protokol Kota Probolinggo, mengenai mobil juga potongan balok maupun ranting, juga merusak lampu penerangan tempat cucian mobil tersebur, juga merusak kabel telkom yang berada disepanjang proyek tersebut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *