Banyumas – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 di Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berlangsung meriah. Acara yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Ajibarang ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat juang, nilai-nilai keislaman, serta kecintaan terhadap tanah air — sebagaimana semangat Resolusi Jihad yang menjadi dasar diperingatinya Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober.
Rangkaian kegiatan HSN dimulai sejak 4 September hingga 26 Oktober 2025 di Lapangan Desa Ciberung. Beragam acara bernuansa keislaman dan kebudayaan digelar, mulai dari festival hadroh dengan 30 peserta, genjreng tua sebanyak 15 grup, senam TK dan Muslimat NU Ajibarang, hingga pameran ratusan karya kaligrafi santri.
Ketua Panitia HSN Ajibarang, Slamet IA, mengungkapkan bahwa tahun ini perayaan dibuat lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Kegiatan HSN di MWC NU Ajibarang tahun 2025 ini kita bikin lebih semarak. Ada banyak kegiatan budaya, musik tradisional, dan juga pameran kaligrafi. Semua didasarkan pada semangat Hari Santri Nasional,” ujarnya.
Salah satu yang paling menarik perhatian masyarakat adalah pameran lukisan kaligrafi di Gelanggang Olahraga Desa Ciberung. Ratusan warga, termasuk kalangan ibu-ibu muda, tampak antusias menikmati dan mengabadikan karya-karya santri dengan berswafoto di depan lukisan kaligrafi beraneka warna dan gaya.
Salah seorang pengunjung, Dewi, mengaku kagum dengan karya para santri.
“Bagus banget ya, luar biasa karya santri. Saya baru lihat karya sebagus ini. Semoga santri makin maju dan banyak berkarya,” ungkapnya dengan antusias.
Sementara itu, salah satu pelukis kaligrafi, Muhammad Gufron Najib Wijaya, mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut.
“Kita berawal dari santri, belajar seni kaligrafi di pesantren. Hari Santri ini istimewa karena bisa menyemangati generasi muda Islam untuk mengapresiasi seni Islam supaya tidak tergerus zaman. Nilai dakwah harus tetap dikumandangkan,” tuturnya.
Pameran kaligrafi dan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional ke-10 ini menjadi bukti nyata semangat santri dalam berkarya dan berkontribusi bagi negeri. Melalui ajang tersebut, MWC NU Ajibarang berharap semangat kejuangan, cinta tanah air, serta dakwah Islami terus tumbuh di kalangan santri dan generasi muda Indonesia.











