Sports Center Tipar Kidul Jadi Tuan Rumah Turnamen Ijig-Ijig Bola Voli 2025 Perdana
Banyumas — Karang Taruna 12 Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang Banyumas resmi menggelar turnamen bola voli Ijig-Ijig Voli 2025, sebuah ajang tingkat tarkam yang diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet muda di wilayah Kecamatan Ajibarang dan sekitarnya.
Turnamen ini diikuti oleh 12 klub dari berbagai daerah, mulai dari Kecamatan Ajibarang, wilayah sekitar, Kabupaten Banyumas, hingga peserta dari luar kabupaten.
Ketua Karang Taruna 12, Algar Mahesa, menjelaskan bahwa gelaran ini merupakan langkah awal untuk mendorong perkembangan olahraga bola voli di desa.
“Tujuan kami mengadakan Ijig-Ijig Tarkam ini adalah mencari bibit-bibit pemuda yang berpotensi berprestasi di bidang bola voli. Harapannya mereka bisa naik level, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ujarnya.
Turnamen ini untuk pertama kalinya digelar di Sports Center Desa Tipar Kidul, fasilitas olahraga baru yang menjadi kebanggaan warga setempat. Sports center ini memiliki empat lapangan utama: lapangan bola voli, lapangan mini soccer yang sedang dikembangkan, dan lapangan basket. Di sampingnya juga terdapat Lapangan Sepak Bola Garuda yang menjadi ikon desa serta jogging track yang mengelilingi area tersebut.
Menurut Algar, geliat olahraga di Tipar Kidul selama ini sangat tinggi. Karena itu, Karang Taruna bersama perangkat desa dan Kepala Desa Tipar Kidul, Handoyo, SE, berupaya menghadirkan fasilitas memadai bagi warga. Pembangunan sports center tersebut dilakukan bekerja sama dengan kontraktor CV KSN.
Mengenai keberlanjutan turnamen, Algar menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan Ijig-Ijig Voli sebagai agenda rutin.
“Gelaran ini akan kami usahakan menjadi event tahunan, bahkan mungkin setiap tiga bulan. Bisa berbentuk turnamen berjenjang tingkat kecamatan, kabupaten, atau bahkan open,” jelasnya.
Ke depan, Karang Taruna 12 juga berencana menghadirkan klub-klub yang lebih kuat, termasuk dari kasta tertinggi bola voli Indonesia.
“Ini baru titik awal. Kami berharap suatu hari tim-tim Proliga bisa tampil di event kami,” tambah Algar.
Dengan fasilitas olahraga yang kian lengkap dan dukungan kuat dari pemerintah desa, Tipar Kidul berharap dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi sekaligus menghidupkan budaya olahraga di masyarakat.

















