Tangis dan Tawa Warnai Khitan Massal HUT ke-80 PMI Kota Probolinggo

Kota Probolinggo – Suasana haru dan lucu mewarnai halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo, Minggu (5/10/2025) pagi.

Tangisan puluhan anak yang mengikuti khitan massal gratis menggema di tengah acara peringatan HUT PMI ke-80.

Sebanyak 50 anak dari berbagai wilayah di Kota Probolinggo menjadi peserta kegiatan sosial tersebut. Beberapa di antaranya bahkan sempat mencoba melarikan diri sebelum dikhitan, namun berhasil dibujuk oleh orang tua dan tim medis dengan berbagai cara yang mengundang tawa para relawan dan tamu undangan.

Tak hanya khitan massal, PMI Kota Probolinggo juga memberikan penghargaan kepada 11 pendonor darah yang telah berpartisipasi hingga 50 kali, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka terhadap kemanusiaan.

Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga upaya nyata untuk menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui HUT PMI ke-80 ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah wujud semangat kemanusiaan dan pembelajaran bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Mega menjelaskan, kegiatan sosial semacam ini telah menjadi agenda rutin PMI Kota Probolinggo.

“Ini sudah kali keempat kami mengadakan khitan massal. Selain itu, setiap Jumat Berkah kami juga melayani khitan gratis maksimal tiga anak dan memberikan nasi kotak kepada warga kurang mampu serta anak yatim,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Tebarkan Kebaikan”, Mega berharap momentum HUT PMI ke-80 dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa empati di masyarakat.

“Kalau bukan kita yang menanamkan kepedulian sejak dini, siapa lagi? Harapan kami, semangat kemanusiaan ini terus tumbuh dan menyebar luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi atas peran aktif PMI dalam mendukung program kemanusiaan di kota setempat.

“Kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan misi pemerintah kota dalam memperluas layanan sosial bagi masyarakat. Khitan gratis dan penghargaan bagi para pendonor adalah bentuk nyata pengabdian yang perlu terus didukung,” kata Ina.

Ina juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo bersama PMI secara rutin melaksanakan program sosial, termasuk Jumat Berkah yang menyediakan makanan gratis dan bantuan bagi warga tidak mampu.

“Selama setahun ini, Alhamdulillah, kegiatan tersebut berjalan rutin setiap Jumat. Banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, terutama anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Peringatan HUT PMI ke-80 di Kota Probolinggo tahun ini bukan hanya menjadi ajang bakti sosial, tetapi juga mempererat kebersamaan antara relawan, pendonor, dan masyarakat. Dengan semangat “Bergerak Bersama untuk Sesama”, PMI berkomitmen terus hadir di garis depan kemanusiaan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *