Tawuran di Belawan Kembali Pecah, Kapolsek Luka Terkena Lemparan Batu
Medan – Kedua kelompok pemuda kembali tawuran di Jalan Stasiun, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Selasa malam, 6 Mei 2025.
Saling lempar batu, menggunakan senjata tajam hingga petasan dalam tawuran tersebut. Kawasan Belawan kembali memanas, sebelumnya tawuran memberikan dampak buruk besar kepada masyarakat.
Tawuran ini, membuat Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP. Oloan Siahaan dinonaktifkan karena menembak mati seorang remaja MS (17) karena tawuran hingga menyerang mobil dinas dan Kapolres Pelabuhan Belawan.
Kini, pelaku tawuran menyasar melempari Kapolsek Medan Belawan, AKP Ponijo dilempar batu hingga berlumuran darah dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut, Dr. Komang Makes Belawan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Seorang warga bernama Tomi menyaksikan tawuran itu, melihat langsung Kapolsek Medan Belawan mencoba menghalau dan melerai tawuran menjadi sasaran lemparan batu pelaku tawuran tersebut.
Tomi melihat AKP Ponijo terkena batu dibagian kepala hingga mengeluarkan darah di bagian hidungnya. Begitu juga dilaporkan seorang remaja yang bentrok juga terkena anak panah.
“Ini lah jika pak Kapolsek tidak dibekali senjata lengkap. Pak Kapolsek pun menjadi korban dilempar batu, ngeri kali yang mereka tawuran itu,” sebut Tomi dengan geram melihat aksi tawuran tersebut.
Warga sekitar yang kesal melihat aksi tawuran itu, ada langsung menangkap dan menghakimi para pelaku tawuran, yang mayoritas remaja.
Aksi tawuran tersebut, bisa dihentikan sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah tim gabungan dari TNI AL bersama jajaran Polres Pelabuhan Belawan turun melakukan pembubaran tawuran itu.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, menjelaskan Kapolsek Medan Belawan, AKP Ponijo masih dirawat di rumah sakit, akibat dilempar batu. Namun, kondisinya terus membaik saat ini.
Wahyudi mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelempar batu terhadap AKP Ponijo, termasuk pelaku yang terlibat dalam tawuran tersebut.
“Saat ini kami masih berusaha mencari pelaku dari pelemparan tersebut,” ungkap Wahyudi kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.
Wahyudi mengatakan pihak kepolisian masih terus melakukan penjaga di sekitar lokasi tawuran, untuk mengantisipasi tawuran susulan dari kedua kelompok remaja itu.
“Saat ini, petugas sedang melakukan penyisiran di TKP disekitar rel kereta api, untuk memastikan wilayah aman dan bersih,” jelas Wahyudi.











