Tertutup Mata, Terbuka Tawa: Lomba Rias Emak-Emak Guncang RW 5 Paguyangan
Brebes – Suasana penuh gelak tawa dan antusiasme warga menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Dukuh Bantarmangu, Desa Paguyangan, RW 5, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Salah satu lomba yang menyita perhatian warga adalah lomba merias wajah dengan mata tertutup yang diikuti oleh para ibu rumah tangga dari berbagai kalangan usia.
Ketua panitia HUT RI ke-80, Wahyu Giyanto, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat. “Luar biasa sekali. Warga sangat kompak dan bersemangat mengikuti berbagai kegiatan. Lomba merias ini salah satunya yang paling menghibur,” katanya.
Lomba ini diikuti oleh emak-emak muda hingga lansia. Mereka harus merias wajah temannya tanpa bisa melihat hasil riasan karena mata ditutup kain. Tepuk sorak dan tawa penonton mewarnai jalannya lomba, terlebih saat melihat hasil riasan yang kocak dan jauh dari kata sempurna.
Salah satu peserta, Solikha, mengaku tidak melakukan persiapan khusus. “Asal-asalan saja. Karena mata ditutup, ya harus meraba-raba. Hasilnya acak-acakan, tapi ternyata malah jadi pemenang,” katanya sambil tertawa.
Sementara itu, Raminah, yang keluar sebagai juara satu, mengungkapkan rasa bahagianya. “Senang sekali, walaupun hasilnya seperti badut atau pelawak. Tapi justru itu yang bikin seru,” ucapnya ceria.
Kegiatan lomba ini menjadi bentuk kebersamaan warga Rt 01, 02 dan 03 RW 05 Dukuh Bantarmangu Desa Paguyangan sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana meriah menyambut kemerdekaan.

















