TNI Rehabilitasi Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Pulau Pari lewat Serbuan Teritorial Kodam Jaya

TNI Rehabilitasi Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Pulau Pari lewat Serbuan Teritorial Kodam Jaya

Jakarta – Kepulauan Seribu kembali menjadi perhatian jajaran Kodam Jaya/Jayakarta lewat kegiatan Serbuan Teritorial Tahun 2025.

Kali ini, fokus kegiatan bakti sosial difokuskan di Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (29/7/2025).

Tak hanya simbolis, program ini diisi dengan berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Di antaranya, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni, perbaikan satu masjid, serta perbaikan jalan lingkungan sepanjang 100 meter menuju arah makam.

Komandan Korem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara turun langsung meninjau jalannya kegiatan.

Menurutnya, kegiatan ini bukan semata program seremonial, tapi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan sarana kita untuk berbagi dengan masyarakat,” kata Brigjen Zulhadrie kepada wartawan.

Ia menambahkan, Kodam Jaya sengaja memilih lokasi kegiatan berdasarkan kebutuhan riil warga di lapangan.

Sebelum program dijalankan, pihaknya terlebih dahulu berdialog dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

“Dari hasil pertemuan itu, mereka menganggap rehabilitasi masjid dan rumah sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Kodim 0502 Jakarta Utara menjadi pelaksana teknis kegiatan ini, dengan berbagai persiapan dilakukan jauh hari di bawah komando Komandan Kodim 0502 Jakarta Utara Kolonel (Inf.) Dony Gredinand.

Sunatan massal bagi 50 anak juga digelar di lokasi, lengkap dengan pendampingan tenaga medis dari TNI.

Sebagai bentuk perhatian tambahan, 1.000 paket sembako turut dibagikan kepada warga Pulau Pari.

Tak berhenti di situ, 10 unit kursi roda dan 5 sepeda gunung diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

Brigjen Zulhadrie menyebut kegiatan ini sebagai awal, bukan titik akhir dari pengabdian di wilayah Kepulauan Seribu.

“Ini bukan program terakhir, tapi awal. Harapannya bisa terus berlanjut dan jadi rutinitas,” tegasnya.

Menurut dia, Kepulauan Seribu memiliki tantangan geografis dan sosial yang memerlukan perhatian berkelanjutan. Ia pun mengajak berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan swasta, untuk ikut mengambil peran.

“Tadi Pak Wakil Bupati juga hadir dan memberi dukungan. Kita harap makin banyak yang peduli,” kata dia.

Zulhadrie juga mengapresiasi kontribusi para donatur yang selama ini konsisten membantu pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, gotong royong lintas sektor adalah kunci utama untuk menyelesaikan persoalan masyarakat pesisir.

“Semoga ini menjadi ladang amal dan bermanfaat bagi warga di Kepulauan Seribu,” ucapnya.

Program Serbuan Teritorial ini memang menyasar wilayah-wilayah yang memiliki kebutuhan mendesak dan akses terbatas.

Melalui kegiatan ini, TNI ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya melalui senjata, tetapi juga lewat aksi sosial.

Dengan semangat itu, Kodam Jaya berharap Serbuan Teritorial ke depan bisa menjangkau pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu.

“Doakan saja para donatur tetap semangat, agar program ini bisa terus hidup,” tutup Brigjen Zulhadrie.
(Wahyuni adina putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *