Warga Perumahan Saphire Kalierang Krisis Air Bersih Pasca Banjir, PDAM dan PP Paguyangan Lakukan Droping

Warga Perumahan Saphire Kalierang Krisis Air Bersih Pasca Banjir, PDAM dan PP Paguyangan Lakukan Droping

Brebes — Sejumlah warga di Perumahan Saphire Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mengalami krisis air bersih pasca banjir yang melanda wilayah tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan air harian warga, petugas dari Pemuda Pancasila (PP) PAC Paguyangan bekerja sama dengan PDAM Bumiayu melakukan droping air bersih ke sejumlah titik terdampak sejak dua hari terakhir.
Aktivitas droping air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 4.000 liter milik PDAM Bumiayu. Air tersebut disalurkan langsung ke perumahan warga yang selama ini mengandalkan jaringan PDAM sebagai satu-satunya sumber air bersih.
Perwakilan PP PAC Paguyangan, Sopan, mengatakan kegiatan droping air bersih dilakukan untuk membantu korban terdampak banjir di wilayah Bumiayu.
“Giat dropping air bersih ini untuk korban terdampak banjir di wilayah Bumiayu. Sudah dua hari ini kami lakukan, termasuk di wilayah Talok dan Adisana yang paling terdampak. Untuk setiap pengiriman sekitar tiga kempu atau tiga ribu liter air,” jelasnya.

Sekitar 280 kepala keluarga di Perumahan Saphire Kalierang kini mengandalkan pasokan air droping tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Warga mengaku harus berhemat dalam menggunakan air untuk mandi, mencuci, maupun kebutuhan MCK lainnya.
Salah seorang warga, Eva, mengaku selama dua hari terakhir tidak mendapat pasokan air bersih karena jaringan PDAM terputus akibat banjir.
“Sudah dua hari baru ini dapat air. Harapannya air PDAM segera kembali normal,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Samsul, warga lain di perumahan tersebut.
“Kami sangat terdampak karena matinya PDAM. Kami tidak punya sumur, jadi kalau PDAM mati total, tidak ada pasokan air untuk MCK. Harapannya, semoga pihak PDAM segera memperbaiki agar air bisa kembali lancar,” ujarnya.

Droping air bersih ini diharapkan dapat membantu warga bertahan selama proses perbaikan jaringan PDAM pasca banjir masih berlangsung. Pemerintah setempat juga terus berkoordinasi agar suplai air bersih dapat merata ke seluruh wilayah terdampak banjir di Kecamatan Bumiayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *