Banyumas — PUHUA Olympic Games IX 2026 resmi dibuka oleh Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si, pada Kamis (17/04/2026) pagi. Kegiatan olahraga tahunan Sekolah Tiga Bahasa Putra Harapan ini kembali digelar dengan menitikberatkan pada pembentukan karakter, disiplin, dan sportivitas pelajar.
Pembukaan ditandai dengan bunyi genderang sebagai simbol dimulainya rangkaian kompetisi. Suasana meriah tampak mewarnai arena kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-9 tersebut, dengan partisipasi ratusan siswa dan orang tua.
Direktur PUHUA Putera Harapan Purwokerto, Chen Tao, menegaskan bahwa PUHUA Olympic Games tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari strategi pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“POG adalah kegiatan rutin tahunan sekolah kami. Tahun ini sudah yang ke-9. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi bagaimana membangun kebersamaan dan karakter siswa melalui olahraga,” ujarnya.
Tahun ini, berbagai cabang olahraga dipertandingkan mulai dari sepak bola, basket, softball, hingga e-sport yang mulai masuk sebagai bagian dari pengembangan minat dan bakat siswa di era digital. Keterlibatan orang tua dalam sejumlah lomba juga menjadi ciri khas yang tetap dipertahankan.
Menurut Chen Tao, olahraga dipilih sebagai media utama karena dinilai mampu membentuk karakter siswa secara langsung di lapangan. “Melalui olahraga, anak-anak belajar kompak, disiplin, dan percaya diri. Nilai-nilai ini yang ingin kami tanamkan,” katanya.
Ia menambahkan, esensi utama kegiatan ini bukan pada kemenangan semata, melainkan proses pembentukan mental dan karakter generasi muda.
PUHUA Olympic Games IX 2026 diharapkan menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas dan kebersamaan di lingkungan pendidikan.











