Walikota Probolinggo Terjunkan Tim SRU Cari Nelayan Hilang Jatuh Ke Laut

Walikota Probolinggo Terjunkan Tim SRU dari BPBD Kota Probolinggo Cari Warganya Hilang Jatuh Ke Laut
Walikota Probolinggo Terjunkan Tim SRU dari BPBD Kota Probolinggo Cari Warganya Hilang Jatuh Ke Laut

Probolinggo – ABK Kapal Motor Nelayan Anugerah Jaya 1, jatuh ke laut saat mencari ikan, hingga hari ke 4 belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Senin (31/1/2022).

Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, terjunkan tim dari BPBD Kota dan Kabupaten Probolinggo, bersama Basarnas, Satpol Air Polres Probolinggo, Dishub, KPLP Pelabuhan Mayangan, serta Tagana, untuk melakukan pencarian nelayan hilang jatuh ke laut yang bernama Engkos (47), warga jalan Ikan Dorang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang tenggelam di perairan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat pagi (28/1/22) kemarin.

Tim SAR Gabungan menurunkan setidaknya 5 SRU (Search Response Unit) dari Basarnas, BPBD Kota Probolinggo, petugas berpencar dan berbagi tugas melakukan pencarian di sepanjang perairan Probolinggo, namun belum juga membuahkan hasil.

Bacaan Lainnya

Koordinator tim SRU BPBD Kota Probolinggo, Mohammad Ansori, menyampaikan bahwa tepat pada pukul 08.00 WIB sebanyak 4 SRU diberangkatkan dari Posko SAR dari Pantai Duta, Desa Randu Tatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dengan tujuan awal TKM (Tempat Kejadian Musibah) dimana korban pertama kali dinyatakan hilang.

Kemudian dari TKM langsung bergerak menyisir ke timur hingga merapat ke pantai Tampora. Setelah beristirahat 4 SRU bertolak kembali menuju ke barat berakhir di Posko SAR Pantai Duta.

“Tim SRU BPBD sebanyak 4 SRU, berangkat pukul 08:00 WIB, dari Posko SAR di Pantai Duta, Desa Randu Tatah, tin langsung fokus di TKM (Tempat Kejadian Awal) atau TKP jatuh korban ke laut saat menarik jaring ikan, dan langsung petugas menyisir dan fokus pencarian hingga ke timur sampai Pantai Tampora, namun belum membuahkan hasil, rencana besok petugas kembali melakukan pencarian di hari ke 5” ujar Ansori, saat dikonfirmasi.

Sementara untuk 1 SRU dari KPLP Mayangan Probolinggo, bergerak dari Pantai Mayangan menuju TKM lalu melanjutkan penyisiran ke timur hingga Pelabuhan Besuki.

Setelah beristirahat tim SRU ini kembali menyisir ke barat hingga pulau Gili Ketapang dan berakhir kembali ke pantai Mayangan.

Sugito Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, menurut Koordinator Posko SAR Pantai Duta menyampaikan bahwa hari ini jika kondisi cuaca serta ketinggian air laut dinilai masih cukup aman, proses pencarian akan dimaksimalkan hingga waktu operasi dinyatakan berakhir.

“Setelah Koordinator Posko SAR Pantai Duta, kondisi cuaca serta ketinggian air laut dinilai masih aman, dan proses pencarian akan terus dimaksimalkan hingga waktu operasi dinyatakan berakhir” tegas Sugito, saat dihubungi.

Nelayan hilang jatuh ke laut bukan pertama kalinya terjadi di perairan Probolinggo Kota. Pada 7 Juni 2020 lalu, seorang nelayan ditemukan mengambang setelah hilang sepekan.

Pos terkait

Comment