Didukung 24 PAC, Habib Mahdi Kembali Nahkodai PPP Probolinggo Periode 2026–2031
Probolinggo – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) (PPP) Kabupaten Probolinggo yang berlangsung di RM Kebon Pring, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Sabtu (2/5/2026), kembali menetapkan sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi, setelah mendapat dukungan penuh dari 24 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan Muscab berjalan tertib dan lancar dengan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari kepala daerah, forkopimda, anggota DPRD, hingga pimpinan partai politik lain seperti PDI-P, PKB, NasDem, Gerindra, dan PKS.
Ahcmad Jauhari, Wakil Sekretaris DPW PPP Jawa Timur, , mengungkapkan bahwa pelaksanaan Muscab berlangsung kondusif serta menunjukkan kuatnya posisi PPP di Probolinggo.
“Alhamdulillah, Muscab berjalan dengan baik. Kehadiran banyak tokoh menunjukkan bahwa PPP tetap solid dan diperhitungkan,” ujar Jauhari.
Ia menambahkan, keberlanjutan kepemimpinan Habib Mahdi tidak lepas dari rekam jejaknya dalam membesarkan partai di periode sebelumnya.
Di sisi lain, Habib Mahdi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menyebut pencalonannya kembali didukung penuh oleh DPW dan DPP melalui mekanisme diskresi.
“Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan, sehingga bisa kembali maju dan dipercaya memimpin PPP Probolinggo,” kata Habib Mahdi.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan harmonis antar partai politik di daerah. Menurutnya, persaingan hanya terjadi saat kontestasi politik, sementara setelah itu semua pihak harus bersinergi demi kemajuan daerah.
“Setelah pemilu dan pilkada, kita bersama-sama membangun Probolinggo. Kebersamaan ini harus terus dijaga,” tegasnya.
Dalam Muscab tersebut, dijelaskan bahwa forum tidak secara langsung memilih ketua, melainkan menetapkan tujuh orang formatur. Tim formatur inilah yang nantinya bertugas menyusun struktur kepengurusan DPC PPP secara lengkap.
“Yang dipilih adalah formatur. Selanjutnya mereka yang akan menentukan susunan pengurus, mulai dari ketua hingga bendahara,” jelas Habib Mahdi.
Terkait agenda politik mendatang, ia menegaskan bahwa PPP Probolinggo masih fokus pada penguatan internal partai dan belum membahas strategi menghadapi Pemilu maupun Pilkada 2029.
Menurutnya, PPP di Probolinggo masih memiliki basis kekuatan yang cukup baik dengan perolehan enam kursi di DPRD, serta tetap solid meskipun ada dinamika di tingkat pusat.
Ke depan, partai akan menitikberatkan pada penjaringan calon legislatif (caleg) yang berkualitas untuk meningkatkan perolehan suara.
“Kami akan menyiapkan strategi baru dengan menghadirkan caleg yang bersih dan berpotensi mendongkrak suara partai,” pungkasnya.

















