Gerakan “Rukun Sama Teman” Jadi Spirit Jambore Anak Panti Muhammadiyah se-Jawa Tengah

Gerakan “Rukun Sama Teman” Jadi Spirit Jambore Anak Panti Muhammadiyah se-Jawa Tengah

Semarang – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah melalui MPKS PWM Jawa Tengah akan menggelar Jambore Penguatan Karakter Anak Tahun 2026 dengan mengusung semangat “Gerakan Rukun Sama Teman”. Kegiatan berskala regional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026 di Pantai Kembar Terpadu.

Jambore ini akan diikuti anak-anak panti asuhan, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), serta Muhammadiyah Children Center (MCC) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, sekaligus pengembangan bakat dan potensi anak asuh dalam suasana edukatif dan menyenangkan.
Ketua MPKS PWM Jawa Tengah, H.M. Syamsuddin, mengatakan jambore ini bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi bagian dari gerakan pendidikan karakter yang menanamkan nilai persahabatan, empati, disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab sosial kepada anak-anak panti asuhan.
“Jambore ini kami rancang sebagai ruang bergembira, belajar, berprestasi, dan saling menguatkan. Anak-anak panti asuhan harus mendapatkan pengalaman terbaik agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri, percaya diri, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari perkemahan anak asuh, perlombaan antar-kontingen, pentas seni, wide game, outbound, tadabur alam, hingga edukasi konservasi penyu. Selain itu, panitia juga menyiapkan workshop pengelolaan panti bagi pengasuh dan pengelola LKSA maupun MCC.

Berbagai cabang lomba turut digelar untuk mengasah kemampuan dan kreativitas peserta, di antaranya Ismu in Arabic, Ismu in English, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Hifdzil Qur’an, kaligrafi, da’wah digital, hingga musikalisasi puisi.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi positif bagi anak-anak panti asuhan agar lebih percaya diri dan berani mengembangkan potensinya.
Tak hanya berfokus pada anak asuh, jambore ini juga menjadi momentum konsolidasi bagi para pengelola panti asuhan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah. Melalui forum workshop dan pertemuan pengelola, kegiatan ini diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas jejaring antar-lembaga sosial.

MPKS PWM Jawa Tengah juga mengajak pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat luas untuk mendukung suksesnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari gerakan sosial bersama dalam membangun generasi muda yang rukun, mandiri, berprestasi, dan berkarakter mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *