Aksi Heroik Kapolsek Ngluyu Nganjuk Menandu Ibu Hamil di Pelosok Bojonegoro

eportal.id, Nganjuk – Aksi Kapolsek Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur Iptu Roni Andrias dan jajarannya mendadak viral di sosial media setelah aksinya terekam kamera sedang menolong seorang ibu yang akan melahirkan di tengah hutan.

Ibu tersebut bernama Situ Nur Halimah (29), warga Dusun Sekidang Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Video yang diunggah di Instagram itu, saat ini sudah ditonton lebih dari 558 ribu pengguna, dan dibagikan oleh banyak pengguna Instagram.

Meski sebenarnya tinggal di wilayah Bojonegoro, tapi lokasinya sangat terpencil dan jauh dari pusat layanan kesehatan. Jarak paling dekat adalah Puskesmas Ngluyu Nganjuk. Itu pun masih sekitar 8 kilometer dan harus melewati hutan yang medannya sulit.

Iptu Roni menceritakan, hari itu, Sabtu (8/2/2020), ia mendapatkan pengaduan dari perangkat desa tentang adanya seorang warga yang hendak melahirkan dan sudah mengalami pendarahan, namun rumahnya jauh di tengah hutan.

Menurut Roni, sebenarnya dusun tempat tinggal ibu tersebut masih masuk wilayah Bojonegoro. Namun, jarak dari dusun ke Puskesmas Bojonegoro sekitar 25 kilometer, sedangkan ke Puskesmas Ngluyu hanya 8 kilometer. Itu pun, dua-duanya harus menembus hutan.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas, Roni dan jajarannya lalu membawa mobil patroli masuk hutan.

Namun, karena akses jalan menuju rumah pasien harus melalui jalan setapak dan sulit bagi kendaraan untuk lewat, tim akhirnya terpaksa turun dan berjalan kaki sekitar setengah jam.

Sesampainya di lokasi,,Iptu Roni lalu meminta timnya untuk membuat tandu agar bisa lebih mudah mengevakuasi ibu hamil tersebut. Bahkan Kapolsek Ngluyu itu ikut menandu pasien bersama warga.

Selama dievakuasi menuju mobil patroli yang berjarak dua kilometer, Siti harus mendapat pertolongan infus karena kondisinya lemah.

Sesampainya di mobil patroli, mereka bergegas keluar hutan dan membawa Siti ke Puskesmas Ngluyu.

Roni menyebut, bayi yang dikandung Siti berhasil lahir dengan selamat. Saat ini, keduanya sudah dibawa ke rumah kerabat Siti yang letaknya tak jauh dari Polsek Ngluyu, sambil menunggu diantar pulang ke rumahnya.

“Nanti (diantar pulang) menunggu kondisi cuaca. Kalau sudah tidak hujan 3-4 hari, baru kita bisa ke sana. Kalau hujan, tidak bisa dilewati. Bisa, tapi harus jalan kaki. Kalau sudah tidak hujan, kita berani ke sana pakai kendaraan roda besar, tapi agak maksa memang,” tutur Roni, seperti dilansir Kumparan.com.

Menurut Roni, seluruh biaya persalinan ibu tersebut sudah ditanggung oleh Bupati Bojonegoro. Selain itu, biaya perawatan bayi juga difasilitasi oleh Karumkit Bhayangkara Nganjuk.

(rnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *