Bulan Bung Karno Ditutup dengan Aksi Sosial dan Penghijauan

Bulan Bung Karno Ditutup dengan Aksi Sosial dan Penghijauan

Purwokerto — Peringatan Bulan Bung Karno di Purwokerto Kabupaten Banyumas ditutup dengan aksi sosial yang menyasar masyarakat kecil. Kegiatan diawali dengan tasyakuran dan pemotongan tumpeng, kemudian dilanjutkan dengan pembagian ratusan paket nasi kotak dan sembako kepada para tukang becak, juru parkir, pedagang kecil, serta warga kurang mampu di kawasan Pasar Wage, Purwokerto yang digelar pada Senin (6/7/2026).

Paket bantuan yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta makanan siap saji berupa nasi lengkap dengan lauk. Pembagian bantuan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang menerima manfaat secara langsung.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Asfirla Harisanto, mengatakan peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan Presiden pertama Republik Indonesia itu perlu terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain kegiatan sosial, rangkaian penutupan Bulan Bung Karno juga akan dilanjutkan dengan program penghijauan melalui pemberian bibit tanaman kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Banyumas.

Program tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang dinilai mulai mengalami kerusakan akibat maraknya penebangan pohon secara liar. Beberapa kawasan bahkan dilaporkan mengalami longsor sehingga diperlukan upaya pemulihan melalui penanaman kembali.

“Jangan hanya mengambil kayunya atau memanfaatkan lahannya tanpa memikirkan dampak lingkungan. Kita ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Bibit yang akan dibagikan merupakan jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu tumbuh dengan cepat sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penyelenggara berharap peringatan Bulan Bung Karno tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *