Reuni Akbar dan Jalan Sehat Warnai HUT Ke-33 SMK Ma’arif NU Paguyangan

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 36;

Reuni Akbar dan Jalan Sehat Warnai HUT Ke-33 SMK Ma’arif NU Paguyangan

Brebes — Ribuan alumni dan masyarakat memadati Halaman SMK Ma’arif NU Paguyangan, Brebes Selatan, dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 sekolah tersebut, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang dikemas melalui reuni akbar dan jalan sehat itu menjadi ajang silaturahmi lintas generasi sekaligus bentuk kedekatan sekolah dengan masyarakat.

Kepala SMK Ma’arif NU Paguyangan Mardiyanto mengatakan peringatan HUT tahun ini tidak hanya menjadi momentum perayaan usia sekolah, tetapi juga sarana mempererat hubungan alumni, siswa, dan warga sekitar.

“Ini ulang tahun yang ke-33 SMK Ma’arif NU Paguyangan. Pada momen ini kami mengadakan reuni akbar sekaligus jalan sehat bersama warga masyarakat Binduaji khususnya dan umumnya Kecamatan Paguyangan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Paniitia menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk peserta jalan sehat sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan alumni yang ikut memeriahkan acara.

“Ada banyak doorprize yang disiapkan dari sekolah maupun bapak ibu guru. Hadiah utamanya ada kulkas, mesin cuci, sepeda listrik, dan masih banyak hadiah lainnya,” katanya.

Ia berharap SMK Ma’arif NU Paguyangan ke depan semakin berkembang dan terus mendapat kepercayaan masyarakat sebagai lembaga pendidikan vokasi pilihan di wilayah Brebes Selatan.

“Harapannya ke depan SMK Ma’arif Paguyangan lebih bagus lagi dan terus dipercaya masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya belajar di sini,” ucapnya.

Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 2.500 orang, terdiri atas alumni dari berbagai angkatan serta masyarakat umum.

Sementara itu, pengurus SMK Ma’arif NU Paguyangan, Sobirin, menilai usia 33 tahun menjadi fase kedewasaan bagi sekolah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Usia 33 tahun ibarat manusia sudah dewasa dan dikenal masyarakat. Ke depan sekolah harus bisa menata diri lebih baik, baik ke atas, ke samping maupun ke bawah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas para guru dalam membangun sekolah agar semakin maju dan mampu bersaing sebagai salah satu SMK besar di wilayah Brebes Selatan.

“Para guru harus memiliki tekad yang sama tanpa membedakan latar belakang agar sekolah ini semakin berkembang,” ujarnya.

Salah satu guru SMK Ma’arif NU Paguyangan, Ahmad Luman Hakim, mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar sekolah tersebut. Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) itu menilai lingkungan sekolah yang nyaman dan kerja sama antarguru menjadi kekuatan utama dalam membangun kualitas pendidikan di SMK Ma’arif NU Paguyangan.

“Saya sangat bangga sekali menjadi guru di sini. Lingkungan sekolahnya nyaman dan kerja sama antar guru juga sangat baik,” ujarnya.

Ia berharap seluruh tenaga pendidik terus meningkatkan profesionalisme dan fokus pada pengembangan kualitas siswa agar mampu mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Pesan untuk para guru, mari lebih fokus meningkatkan kualitas murid dan juga terus membenahi diri supaya menjadi guru yang profesional dan mampu mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Kepada para siswa, Ahmad Luman Hakim berpesan agar terus semangat belajar dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk masa depan yang lebih baik.

“Semoga siswa-siswa SMK Ma’arif Paguyangan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dipermudah segala urusannya,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang telah membawa nama baik sekolah di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan alumni menjadi bukti bahwa SMK Ma’arif NU Paguyangan mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, ia mengajak para siswa lulusan SMP/MTs yang masih bingung menentukan pilihan sekolah untuk bergabung di SMK Ma’arif NU Paguyangan.

“Untuk adik-adik kelas sembilan yang masih bingung melanjutkan sekolah ke mana, insyaallah kami siap menampung dan mendidik kalian menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Dukungan juga datang dari alumni. Muhammad Zein, alumni angkatan 2004, mengaku bangga melihat perkembangan sekolah yang dinilainya semakin maju dibandingkan saat dirinya masih menempuh pendidikan.

“Sekarang fasilitas gedung dan sarana sudah sangat lengkap, jauh berbeda dibanding angkatan saya dulu. SMK Ma’arif semakin bagus dan mampu menjawab tantangan generasi sekarang,” katanya.

Ia pun mengajak para pelajar tidak ragu memilih SMK Ma’arif NU Paguyangan sebagai tempat menimba ilmu karena dinilai mampu menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Perayaan HUT ke-33 tersebut berlangsung meriah dengan hiburan rakyat, pembagian doorprize, dan temu alumni lintas angkatan yang menciptakan suasana penuh keakraban. (Kus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *