Bus Antar Lintas Provinsi Tabrak Truk Tangki di Tol Paspro, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

oplus_16
Pasuruan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), tepatnya di KM 816/A wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 14.16 WIB. Sebuah bus Antar Lintas Provinsi (ALP) Tiara Mas menabrak bagian belakang truk trailer tangki bermuatan tetes tebu yang melaju searah di depannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, bus penumpang Tiara Mas bernomor polisi EA 7650 A melaju dari arah Pasuruan menuju Probolinggo melalui lajur lambat (L1). Saat tiba di KM 816/A, bus diduga mengalami oleng karena pengemudi kurang konsentrasi dan diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Akibatnya, bus tidak dapat dikendalikan dan menabrak bagian belakang kanan truk tangki trailer bernomor polisi DN 8578 NU yang dikemudikan Tono Kasanto (52), warga Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Setelah benturan terjadi, bus masih terus melaju dalam kondisi oleng sekitar 600 meter sebelum akhirnya berhenti di KM 816+600/A di bahu jalan. Sementara truk tangki berhenti di KM 816/A di antara lajur lambat dan bahu jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara jumlah korban luka berat dan luka ringan masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Kerusakan material terjadi pada bagian depan dan bodi kiri bus Tiara Mas, sedangkan truk tangki mengalami kerusakan pada bemper belakang kanan. Pengemudi truk tangki, Tono Kasanto, dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat.

Salah seorang penumpang selamat, Suherman (47), warga Tangerang, mengaku sedang tertidur saat kecelakaan terjadi. Ia menempati bangku ketiga dari depan bus yang diketahui berangkat dari Jakarta dengan tujuan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Saya lagi tidur. Tahu-tahu langsung meledak saja itu. Makanya kaget banget,” ujar Suherman saat ditemui di depan IGD RSUD dr Mochamad Saleh, Kota Probolinggo.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan karena sedang terlelap ketika insiden terjadi. “Saya dengar ledakan itu, kirain sudah tidak ada. Saya kurang tahu nabrak apa, katanya ada yang ngomong nabrak truk tangki,” katanya.

Menurut Suherman, kondisi bus saat itu penuh penumpang. Ia juga melihat sejumlah korban dievakuasi setelah kecelakaan.

“Itu penuh penumpangnya dari Jakarta tujuan Bima. Banyak korban tadi yang dibantu evakuasi. Kalau saya hanya luka kena pecahan kaca,” tuturnya sambil menunjukkan luka ringan akibat serpihan kaca jendela bus.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan pendataan terhadap identitas seluruh korban dan penumpang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Arus lalu lintas di lokasi kejadian tetap dapat dilalui dan tidak ada kerusakan fasilitas jalan tol akibat insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *