Duel Maut Pelajar SMP Satu Lawan Satu di Cilincing Satu Tewas , Polisi Tangkap Pelaku

Duel Maut Pelajar SMP Satu Lawan Satu di Cilincing Satu Tewas , Polisi Tangkap Pelaku

Kepolisian Polsek Cilincing menangkap pelajar SMP berinisial IP (14), pelaku pembacokan yang menewaskan remaja lain dalam duel satu lawan satu di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Pelaku IP diketahui merupakan anggota kelompok dengan akun Instagram @wbgeneration204. Sementara korban, WS (16), berasal dari kelompok dengan akun Instagram @herotujuhdua.new.

Menurut Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, pelaku sempat melarikan diri usai duel maut yang menewaskan WS pada Kamis (18/6/2026) malam.

Kemudian setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya di rumah seorang temannya yang masih berada di wilayah Kecamatan Cilincing.

“Jadi setelah kejadian tersebut dan kita melakukan penyelidikan, pelaku ini kita amankan di salah satu rumah temannya di Kecamatan Cilincing ini juga,” kata Bobi saat diwawancarai, Jumat (19/6/2026).

Bobi mengatakan, pelaku sempat menghilang setelah mengetahui lawannya tewas akibat luka bacok yang diderita saat duel berlangsung.

“Sempat menghilang melarikan diri,” ujar Bobi.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa duel maut tersebut.

Barang bukti yang disita berupa satu bilah celurit beserta sarungnya, jaket hijau yang digunakan pelaku saat kejadian, serta celana panjang hitam.

“Barang bukti satu celurit, terus jaket yang digunakan pada saat perkelahian tersebut,” kata Bobi.

Pelaku IP saar ini, telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum di Polsek Cilincing.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Dengan ancaman hukuman yang dikenakan terhadap tersangka maksimal 15 tahun penjara karena perbuatannya menyebabkan korban meninggal dunia.

“Itu maksimal hukuman berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak yaitu 15 tahun penjara karena menyebabkan meninggal dunia,” ujar Bobi.

Diketauhi diawali Ejekan di Instagram

Sebelumnya, duel maut yang menewaskan WS terjadi di Jalan Kalibaru Timur II, RT 01 RW 03, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis malam.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa itu bermula dari saling ejek antar kelompok remaja melalui media sosial Instagram.

Pelaku yang berasal dari kelompok dengan akun @wbgeneration204 dan korban dari kelompok @herotujuhdua.new kemudian membuat kesepakatan untuk bertemu dan melakukan duel satu lawan satu.

“Kebetulan para pemuda-pemuda ini masih dalam satu lingkungan, sehingga janjian di lingkungan tersebut dan melakukan perkelahian tersebut,” kata Bobi.

Saat duel berlangsung, pelaku menggunakan celurit untuk menyerang korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian pangkal paha kaki kiri dan pinggul.

Korban kemudian dibawa oleh teman-temannya menggunakan sepeda motor ke RSUD Cilincing.

Namun setelah diperiksa dokter, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

(Wahyuni adina putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *