Merangsang Daya Beli, Pemeilik Toko Elektronik Keluarkan Stategi Mempertahankan Pembeli

Merangsang Daya Beli, Pemeilik Toko Elektronik Keluarkan Stategi Mempertahankan Pembeli

Jakarta – Merangsang daya beli masyarakat menurun,sejumlah pemilik toko elektronik mulai melakukan strategi mempertahankan pembeli.

Berbagai macam cara yang menebar seperti promo, melakukan service berlebih kepada customer, hingga membuka cabang baru demi mempertahankan eksistensinya.

CEO dan Co-Founder AIO Grup Hendry Hermawan tak menampik pembelian elektronik alami penurunan karena ketidakpastian ekonomi dan global.

“Pengaruh pada harga ada, dan saya rasa hampir ke semua sektor. Tapi untuk daya beli belum berpengaruh besar,” ucap Hendry saat melaunching toko baru di kawasan PIK 2, Tangerang, Minggu (26/4/2026).

Selain melakukan inovasi. Pihaknya juga melakukan beragam perubahan demi memberikan rasa nyaman pembeli.

Mulai dari membuka store di lahan belasan ribu meter dan melengkapinya dengan cafe. Ia juga berupaya memberikan elektronik konsultan yang mampu menjawab kebutuhan pembeli.

“Dari sini kami akan membantu mengarahkan mereka apa yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan budjet yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, untuk menjaga pasar setelah pembukaan cabang ke tujuh. AIO sendiri memastikan tetap menjual produknya baik sekala perumahan kecil hingga industri.

Dan dengan adanya pembukaan promo bernama ‘lucky seven’, lanjut Hendry, pihaknya juga mengajak masyarakat merasakan promo potongan harga dari Rp70 ribu hingga Rp7 juta. Termasuk memberikan hadiah mobil listrik tanpa undian.

Melalui sejumlah ini, Hendry mengakui pertumbuhan penjual di tokonya mencapai 50 persen per tahun. Ia pun menargetkan pertumbuhan sebesar 80 persen di tahun ini.

(Wahyuni adina putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *