Milad Aisyiyah ke-109 di Pekuncen, Angkat Potensi Pertanian Lokal Lewat Senam dan Makan Bersama

Milad Aisyiyah ke-109 di Pekuncen, Angkat Potensi Pertanian Lokal Lewat Senam dan Makan Bersama

BANYUMAS – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pekuncen menggelar Gebyar Senam Aisyiyah, lomba menghias nasi, dan makan bersama dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109 di Lapangan Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/7/2026) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti anggota Aisyiyah dan masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan potensi hasil pertanian lokal yang menjadi sumber pangan warga setempat.

Ketua Panitia Gebyar Senam Aisyiyah dan Lomba Menghias Nasi, Dwiana Rosma, mengatakan konsep kegiatan dipilih untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat serta memperkuat rasa kebersamaan.

“Melalui senam kami mengajak masyarakat hidup sehat, sedangkan makan bersama menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan,” ujarnya.

Menurutnya, Milad Aisyiyah ke-109 juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai hidup sehat, mandiri, dan saling peduli. Sebagai wilayah yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Dalam kegiatan makan bersama, panitia memanfaatkan hasil pertanian lokal, seperti beras dan aneka sayuran yang diproduksi petani Desa Krajan.

“Selain menyajikan makanan yang segar dan sehat, ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras para petani di daerah kami,” katanya.

Dwiana menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan binaan Pimpinan Cabang Aisyiyah Pekuncen. Ia berharap kegiatan serupa mampu mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Aisyiyah.

“Harapannya kegiatan ini bermanfaat ke depannya dan hasil pertanian warga dapat terus dimanfaatkan untuk kemajuan UMKM di bawah naungan Pimpinan Cabang Aisyiyah Pekuncen,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Hana, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, acara juga menjadi sarana mempromosikan produk olahan pangan hasil karya anggota Aisyiyah.

“Kegiatan ini bisa mendukung UMKM, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kebersamaan. Makanan yang disajikan, seperti nasi tumpeng dan nasi liwet, diolah oleh ibu-ibu Aisyiyah,” katanya.

Ia berharap Aisyiyah semakin maju dan mampu mengembangkan berbagai usaha yang berada di bawah naungannya.

Sementara itu, Kepala Desa Krajan, Muflikudin, menyatakan pemerintah desa mendukung penuh penyelenggaraan Milad Aisyiyah ke-109, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Sejak awal persiapan sampai pelaksanaan kami terus mendampingi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Menurut Muflikudin, pemanfaatan hasil pertanian lokal dalam makan bersama sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Berbagai komoditas seperti padi, jagung, palawija, dan sayur-mayur yang dihasilkan petani desa turut menjadi bahan makanan dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan Aisyiyah dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. “Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan hari ini saja, tetapi bisa menjadi agenda rutin sehingga semakin memperkuat kebersamaan warga,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *