Aksi Pensiunan Korban Mandiri Taspen Berakhir Damai, Massa Ancam Turun Lebih Besar Pekan Depan

*Aksi Pensiunan Korban Mandiri Taspen Berakhir Damai, Massa Ancam Turun Lebih Besar Pekan Depan*

*BANYUMAS* – Aksi damai ratusan pensiunan yang mengaku menjadi korban kredit di Bank Mandiri Taspen di depan kantor bank tersebut berakhir kondusif pada Jumat sore. Meski berlangsung tertib, para peserta aksi menegaskan perjuangan mereka belum usai. Mereka mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar pada pekan depan apabila tuntutan tidak mendapat respons dari pihak bank.

Kuasa hukum para pensiunan, Djoko Susanto, menyatakan aksi perdana berjalan lancar dan menjadi langkah awal untuk mendesak Bank Mandiri Taspen bertanggung jawab atas persoalan kredit yang dikeluhkan para nasabah pensiunan.

“Kami telah melaksanakan aksi damai dan alhamdulillah berjalan lancar serta aman. Namun, pekan depan kami akan kembali menggelar aksi damai dengan massa yang lebih besar, bahkan ditargetkan dua kali lipat dari aksi hari ini,” ujar Djoko di hadapan peserta aksi dan awak media.

Menurutnya, aksi lanjutan bertujuan meningkatkan tekanan kepada Bank Mandiri Taspen agar segera menyelesaikan persoalan kredit yang dinilai merugikan para pensiunan. Massa juga mendesak agar kredit yang dipermasalahkan dibatalkan.

Djoko berharap pemerintah, mulai dari Presiden hingga para pemangku kebijakan di daerah, memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang dihadapi para pensiunan, khususnya di Kabupaten Banyumas.

“Kami berharap seluruh pemangku kebijakan memahami kesulitan yang dialami warga Banyumas, terutama para purnawirawan dan pensiunan. Kami juga berharap media terus mengawal persoalan ini agar mendapat perhatian publik,” katanya.

Para pensiunan menyatakan akan terus memperjuangkan hak-hak mereka melalui jalur damai hingga tuntutan dipenuhi. Jika tidak ada penyelesaian konkret dari pihak Bank Mandiri Taspen, aksi lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar dipastikan akan digelar pada pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *