Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, M.Kes., Wakil Bupati Probolinggo, unsur Forkopimda, Forkopimka Sukapura, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Suku Tengger.
Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo Mohammad Haris, menyampaikan bahwa Yadnya Kasada merupakan tradisi sakral yang diwariskan secara turun-temurun dan harus terus dijaga sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
“Pentingnya menjaga nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama, mengingat perayaan Yadnya Kasada tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Waisak,” kata Gus Haris.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger, di antaranya Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo Aprianto, Kajari Kabupaten Probolinggo Mohamad Anggidigdo, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Danyon TP 836 Brahma Yodha Letkol Inf Faishal Reza.
Mewakili para pejabat yang dikukuhkan, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan oleh masyarakat Suku Tengger. Yadnya Kasada bukan sekadar ritual adat, melainkan simbol harmonisasi kehidupan masyarakat di kawasan Bromo yang patut dijaga bersama.
“Pengukuhan warga kehormatan Sesepuh Tengger merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi kami. Tentunya setelah ini kami memiliki tanggung jawab yang lebih untuk ikut menjaga, melindungi, dan mendukung masyarakat Suku Tengger agar adat dan budaya yang diwariskan para leluhur tetap lestari,” ujar Kapolres.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga kelestarian budaya Tengger dan kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Mari bersama-sama menjaga kelestarian adat istiadat Suku Tengger serta kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru sebagai warisan budaya dan kebanggaan bersama,” kata AKBP Latif.














