BANYUMAS – Setelah 35 tahun meninggalkan bangku sekolah, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin kembali menyambangi almamaternya, SMA Negeri 1 Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Kedatangan alumni angkatan 1991 tersebut disambut hangat oleh keluarga besar sekolah, guru, dan para siswa dalam kegiatan bakti sosial yang dikemas melalui program Alumni Mengajar.
Munjirin yang merupakan putra Desa Kedungringin, Kecamatan Jatilawang, hadir bersama Komunitas Moge Steer55 pada Minggu pagi. Selain bernostalgia dengan lingkungan sekolah tempatnya menimba ilmu, Munjirin juga membawa misi berbagi kepedulian melalui penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada pihak sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Munjirin mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali hadir di sekolah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
“Alhamdulillah pagi hari ini saya selaku alumni SMA Negeri 1 Jatilawang bisa hadir kembali setelah 35 tahun meninggalkan sekolah yang saya cintai. Saya hadir bersama Komunitas Steer55 untuk mengadakan bakti sosial di SMA Negeri 1 Jatilawang dan SMP Pancasila,” ujar Munjirin.
Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap dunia pendidikan. Namun, lebih dari sekadar bantuan materi, ia ingin berbagi pengalaman perjalanan hidup sebagai motivasi bagi para siswa.
Melalui program Alumni Mengajar, Munjirin menceritakan kisah perjuangannya sejak menjadi pelajar hingga dipercaya menjadi pemimpin daerah di ibu kota. Ia mengajak para siswa untuk terus belajar, bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Kisah perjalanan Munjirin mendapat perhatian dari para siswa. Mereka mengaku bangga melihat alumni sekolahnya mampu mencapai posisi sebagai kepala daerah dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Salah satu siswi SMA Negeri 1 Jatilawang, Rizky Malang Putri, mengatakan pengalaman hidup Wali Kota Jakarta Timur Munjirin memberikan motivasi bagi para pelajar.
“Kami sangat bangga karena ternyata alumni SMA Negeri 1 Jatilawang bisa menjadi Wali Kota di Jakarta. Kisah beliau sangat menginspirasi kami untuk terus berjuang, bekerja keras, dan pantang menyerah agar bisa meraih cita-cita,” katanya.
Kepala SMA Negeri 1 Jatilawang, Mochammad Lutfi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Munjirin dan Komunitas Steer55. Menurutnya, kegiatan Alumni Mengajar menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan motivasi langsung dari sosok alumni yang telah berhasil dalam kariernya.
“Pak Munjirin hadir dalam kegiatan Alumni Mengajar untuk memberikan motivasi kepada anak didik kami. Beliau berbagi pengalaman hidup agar bisa menginspirasi siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan meraih kesuksesan,” ujar Lutfi.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai jembatan antara alumni dan generasi penerus. Kehadiran alumni yang sukses diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar siswa serta menjadi bukti bahwa kesuksesan dapat diraih melalui tekad, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara alumni dan almamater, serta menunjukkan bahwa keberhasilan seseorang akan semakin bermakna ketika mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.











