Labfor Pastikan Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan Dipicu Detonasi Gas Metana
Medan – Tim gabungan dari Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut, Brimob Polda Sumut, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan rumah di Komplek Grand Polonia, Jalan Mustang, Kota Medan, Rabu (22/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, ledakan dipastikan dipicu detonasi gas metana.
Olah TKP berlangsung sejak Rabu pagi hingga sore hari. Tim melakukan pemeriksaan di sejumlah bagian bangunan yang hancur akibat ledakan.
Kasubdit Fiskom (Fisika dan Komputer) Bid Labfor Polda Sumut AKBP Roy Teno mengatakan, pemeriksaan dilakukan bersama pihak PGN menggunakan sejumlah alat khusus untuk mendeteksi keberadaan gas di lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan sampel udara menunjukkan adanya kandungan gas metana. Dari temuan itu diketahui terjadi kebocoran gas yang kemudian memenuhi ruangan sebelum akhirnya terdetonasi,” kata Roy.
Menurut Roy, kebocoran gas diduga memenuhi ruangan, terutama di lantai satu dan lantai dua rumah. Sementara itu, area dapur di lantai satu maupun lantai tiga menjadi titik yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan.
Meski penyebab utama ledakan telah dipastikan akibat detonasi gas metana, pemicu yang menyebabkan gas tersebut meledak masih didalami.
Sejumlah kemungkinan masih diselidiki, mulai dari keberadaan dupa tempat sembahyang hingga aktivitas lain yang dapat memunculkan percikan api.
“Ada banyak kemungkinan yang menjadi pemicu. Bisa dari dupa ataupun aktivitas lain yang menghasilkan sumber api. Namun yang paling penting, kami memastikan terdapat konsentrasi gas yang kemudian terpicu hingga menyebabkan ledakan,” ujarnya.
Tim gabungan dijadwalkan kembali melakukan olah TKP tahap kedua pada Kamis (23/7) untuk mencari bukti tambahan sekaligus memastikan rangkaian penyebab insiden tersebut.
Sebelumnya, ledakan dahsyat menghancurkan sebuah rumah di Komplek Grand Polonia, Jalan Mustang, Medan. Insiden itu menyebabkan bangunan roboh dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk melengkapi hasil investigasi penyebab ledakan.











