Nelayan Kalibaru Jakut Curhat ke Ditpolairud Polda Metro Jaya,Keluhkan Hasil Tangkapan

Nelayan Kalibaru Jakut Curhat ke Ditpolairud Polda Metro Jaya,Keluhkan Hasil Tangkapan

Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan diskusi dan interaksi bersama warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (25/5/2026).

Kegiatan di Taman Anak Pesisir, Gang Manunggal 7, RT 10/RW 4, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara itu dihadiri unsur kepolisian, tokoh nelayan, pengurus koperasi nelayan, serta masyarakat pesisir Kalibaru.

Para nelayan sempat berdiskusi terkait persoalan yang dihadapi di antaranya keberadaan nelayan garok yang dinilai merusak terumbu karang dan mengurangi hasil tangkapan nelayan tradisional.

Selain itu semakin sempitnya zona tangkap akibat pembangunan di wilayah laut, persoalan limbah industri yang berdampak pada hasil tangkapan ikan, hingga belum tersedianya fasilitas docking bagi kapal bagang apung juga masih menjadi persoalan.

Terkait hal itu, PS Kasi Sidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKP M. Aldi mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana perikanan maupun konflik antar nelayan.

“Apabila ditemukan adanya pelanggaran maupun tindak pidana di wilayah perairan, masyarakat nelayan agar segera melaporkan kepada pihak Ditpolairud sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

melalui Subdit Gakkum sebagai bentuk upaya membangun komunikasi serta menyerap aspirasi nelayan pesisir terkait berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah perairan,

Aldi menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir melalui pendekatan dialogis, maupun penegakan hukum.

Selain itu juga dengan kegiatan kemanusiaan guna menjaga keamanan serta mendukung kesejahteraan nelayan di wilayah perairan Jakarta.

Adapun dalam diskusi juga dibahas pentingnya sosialisasi terkait penggunaan alat tangkap yang diperbolehkan dan dilarang.

Selain itu, perlunya ada sinkronisasi aturan antara pemerintah pusat dan daerah guna mencegah terjadinya konflik di kalangan nelayan.

Kegiatan berlangsung secara humanis dan interaktif serta ditutup dengan pembagian sembako kepada masyarakat nelayan sebagai bentuk kepedulian sosial Ditpolairud Polda Metro Jaya kepada masyarakat pesisir.

Turut hadir pada kesempatan itu Ka Markas Unit Patroli Cilincing Ipda Syamsul Bahri, Ketua KNTI Cilincing Ibu Jeni, Ketua Koperasi Angin Mamiri Bahari Aziz, serta para pengurus koperasi nelayan, serta nelayan pesisir Kalibaru.

(Wahyuni adina putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *