Dugaan Kredit Bermasalah, 130 Pensiunan Kepung Kantor Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Dugaan Kredit Bermasalah, 130 Pensiunan Kepung Kantor Bank Mandiri Taspen Purwokerto

*PURWOKERTO* – Sebanyak 130 pensiunan yang mengaku menjadi korban dugaan permasalahan kredit di Bank Mandiri Taspen Purwokerto menggelar aksi damai, Jumat. Mereka melakukan long march dari Kantor Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto menuju Kantor Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sambil membawa poster dan spanduk berisi tuntutan agar pihak bank bertanggung jawab atas kerugian yang mereka klaim mencapai Rp27 miliar.

Setibanya di depan kantor Bank Mandiri Taspen Purwokerto, massa sempat berupaya memasuki area kantor untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Namun, upaya tersebut dihalau aparat keamanan yang berjaga sehingga sempat terjadi ketegangan. Situasi kemudian kembali kondusif dan aksi berlangsung damai di bawah pengamanan aparat kepolisian dan TNI.

Dalam orasinya, kuasa hukum para pensiunan, Djoko Susanto, menyatakan pihak bank dinilai belum menunjukkan itikad baik untuk menemui para nasabah maupun memberikan penyelesaian atas persoalan yang diadukan. Massa mendesak Bank Mandiri Taspen bertanggung jawab atas kerugian yang mereka klaim alami serta meminta dugaan keterlibatan oknum diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami hanya berharap Mandiri Taspen segera menyelesaikan persoalan ini dengan baik dan bertanggung jawab. Jika ada oknum yang diduga terlibat, tentu harus diproses sesuai ketentuan hukum,” ujar Djoko Susanto.

Usai berorasi, massa memasang poster di sekitar kantor bank dan mendirikan tenda di depan gedung sebagai bentuk aksi bertahan. Mereka menyatakan akan tetap berada di lokasi hingga tuntutan mereka mendapat tanggapan dari pihak bank.

Djoko Susanto juga menyampaikan bahwa para pensiunan yang menjadi kliennya berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari purnawirawan TNI, Polri, guru, tenaga kesehatan hingga profesi lainnya. Menurutnya, para pensiunan tersebut masih harus menanggung kewajiban membayar angsuran sehingga berharap ada penyelesaian yang memberikan kepastian hukum dan keadilan.

Selain itu, massa menyatakan akan terus memperjuangkan tuntutan mereka hingga memperoleh kejelasan. Mereka juga mengapresiasi pengamanan yang dilakukan aparat selama aksi berlangsung sehingga demonstrasi tetap berjalan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *