Libur Sekolah Dongkrak Pengguna Commuter Line Supaspro ke Probolinggo

Probolinggo – KAI Commuter mencatat sebanyak 57.800 penumpang telah menggunakan layanan Commuter Line Supaspro sejak rute diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo pada Maret 2026.

Tingginya angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan transportasi komuter tersebut.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan secara keseluruhan jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya selama semester I 2026, yakni Januari hingga Juni, mencapai 8.528.571 penumpang.

“Jumlah pengguna pada semester I tahun ini meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai sekitar 7,8 juta penumpang,” ujar Leza, saat ditemui awak media di Stasiun Probolinggo. Selasa (7/7/2026).

Dirinya menjelaskan, sejak perpanjangan rute hingga Probolinggo mulai diberlakukan pada Maret 2026, Commuter Line Supaspro telah melayani sekitar 57.800 penumpang hingga akhir Juni 2026. Rata-rata okupansi mencapai sekitar 670 penumpang per hari.

Selama masa libur sekolah pada 20 – 30 Juni 2026, jumlah pengguna Commuter Line Supaspro tercatat sekitar 6.600 penumpang atau rata-rata 500 penumpang per hari.

Untuk operasional harian, pada dua perjalanan pulang-pergi rute Probolinggo-Surabaya dan sebaliknya, rata-rata jumlah penumpang pada hari kerja mencapai sekitar 395 orang per hari. Sementara itu, pada akhir pekan jumlahnya meningkat hingga sekitar 700 penumpang per hari.

Menurut Leza, perpanjangan layanan hingga Probolinggo memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengguna. Bahkan, okupansi meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan saat awal pengoperasian.

“Pada awalnya target kami sekitar 150 penumpang per hari. Sekarang jumlahnya sudah mencapai sekitar 300 hingga 400 penumpang per hari dari titik pemberhentian baru di Probolinggo,” katanya.

Leza juga mengungkapkan bahwa selama musim liburan sekolah mulai terlihat peningkatan jumlah wisatawan asing yang memanfaatkan Commuter Line Supaspro menuju Probolinggo.

“Memang selama masa liburan ada beberapa wisatawan asing yang menggunakan Commuter Line ini. Masyarakat maupun wisatawan yang ingin ke Probolinggo tidak hanya mengandalkan kereta api jarak jauh, tetapi juga bisa menggunakan Commuter Line Supaspro,” jelasnya.

Terkait kemungkinan penambahan frekuensi perjalanan, KAI Commuter masih melakukan kajian karena berkaitan dengan ketersediaan armada serta jadwal perawatan sarana.

“Mudah-mudahan pada Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2027 kami mendapatkan tambahan sarana sehingga bisa menambah jadwal keberangkatan dari Stasiun Probolinggo. Permintaan masyarakat saat ini cukup tinggi,” pungkas Leza.

Sementara itu, seorang mahasiswa asal Probolinggo, Nailani, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Commuter Line Supaspro. Menurutnya, tarif sebesar Rp8.000 membuat biaya perjalanan menuju Surabaya menjadi jauh lebih hemat.

“Alhamdulillah sangat membantu bagi saya sebagai mahasiswa. Jadi saya bisa lebih sering pulang ke Probolinggo karena tarifnya murah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *