PURWOKERTO – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Makan Ayam Goreng Oemah Wangi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menghadirkan menu khusus bertema merah putih.
Menu tersebut berupa mujair bumbu rujak merah putih. Seekor ikan mujair berukuran sekitar 500 gram digoreng hingga matang, kemudian disajikan dengan bumbu rujak khas yang memadukan cita rasa pedas, gurih, dan manis.
Keunikan menu ini terletak pada penyajiannya yang mengusung warna merah putih. Warna merah berasal dari saus cabai merah, sedangkan warna putih menggunakan mayones. Perpaduan tersebut tidak hanya mempercantik tampilan hidangan, tetapi juga menjadi simbol semangat kemerdekaan.
Salah seorang pelanggan, Winda, mengaku menikmati perpaduan rasa pada menu tersebut. Menurutnya, bumbu rujak memberikan sensasi rasa yang beragam, mulai dari pedas, gurih, hingga manis, ditambah kacang dan mayones.
“Mujair rasa bumbu rujak mantap banget. Kalau satu kata, mantul sekali. Rasanya macam-macam, ada pedasnya, ada kacangnya, kemudian ada mayonesnya,” ujar Winda.
Ia menilai harga menu tersebut masih cukup terjangkau. Selain cita rasa, konsep merah putih yang dihadirkan juga dinilai sesuai dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Karyawan Rumah Makan Ayam Goreng Oemah Wangi, Nurofi Barokah Ramadhan, mengatakan menu mujair bumbu rujak menjadi salah satu menu yang diunggulkan. Bumbu yang digunakan memanfaatkan sejumlah rempah Nusantara, seperti bawang merah, bawang goreng, laos, dan lengkuas.
“Untuk favoritnya, mujair bumbu rujak kita pakai bumbu-bumbu Nusantara. Kita tanpa pengawet,” katanya.
Selain mujair bumbu rujak, rumah makan yang berada di Jalan Wahid Hasyim Nomor 95, Purwokerto Selatan, tersebut juga menyediakan sejumlah menu lainnya. Di antaranya ayam goreng asin, ayam goreng manis, ayam Omah Wangi, serta mujair goreng yang disajikan bersama sambal terasi dan lalapan.
Untuk menu mujair, ikan yang digunakan memiliki bobot sekitar 500 gram. Pihak rumah makan menyebut ikan dipilih dengan kualitas baik, sehingga menghasilkan daging yang empuk dan tidak berbau tanah.
Mujair bumbu rujak merah putih dibanderol sekitar Rp50 ribu per porsi. Sementara mujair goreng lengkap dengan sambal terasi dan lalapan dibanderol Rp45 ribu.
Adapun ayam goreng asin dan ayam goreng manis masing-masing dibanderol Rp22 ribu. Sedangkan ayam Omah Wangi dijual sekitar Rp29.500.
Dari sisi penjualan, jumlah pesanan juga mengalami peningkatan pada akhir pekan. Pada hari biasa, rumah makan tersebut dapat menjual sekitar 50 hingga 70 porsi. Jumlah itu meningkat menjadi sekitar 100 hingga 200 porsi saat akhir pekan.
Kehadiran mujair bumbu rujak merah putih menjadi salah satu cara pelaku usaha kuliner turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tak hanya menawarkan cita rasa, menu tersebut juga menghadirkan kreativitas kuliner dengan mengangkat nuansa merah putih.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan pilihan menu yang beragam, Rumah Makan Ayam Goreng Oemah Wangi berharap sajian khusus kemerdekaan tersebut dapat menarik minat masyarakat sekaligus menambah semarak perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Live From The Field
Menu Mujair Bumbu Rujak Merah Putih Semarakkan HUT ke-81 RI Oemah Wangi Purwokerto











