Banyumas – Libur sekolah menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati wisata alam bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Wisata Alam Telaga Kumpe di Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, yang menawarkan keindahan alam kaki Gunung Slamet serta pengalaman berkeliling telaga menggunakan sampan.
Hamparan air telaga yang tenang dengan latar pegunungan menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini. Suasana yang masih asri serta udara sejuk khas pegunungan membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati pemandangan bersama keluarga.
Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga dapat mencoba aktivitas berkeliling telaga menggunakan sampan dengan tarif sekitar Rp10.000 per orang. Aktivitas ini menjadi salah satu favorit pengunjung karena memberikan pengalaman berbeda menikmati ketenangan air telaga dari atas perahu kecil.
Selama masa libur sekolah, jumlah kunjungan ke Telaga Kumpe mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Banyumas, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Purwokerto, Purbalingga, hingga Jawa Barat.
Salah satu pengunjung asal Bogor, Septia, mengaku baru pertama kali datang ke lokasi tersebut bersama keluarganya. Ia menilai suasana di Telaga Kumpe sangat sejuk dan pemandangannya lebih segar dibandingkan sejumlah tempat wisata lain yang pernah ia kunjungi.
“Belum pernah ke sini. Pas datang ternyata pemandangannya bagus, udaranya juga sejuk, bahkan lebih segar dibanding tempat lain yang pernah saya kunjungi. Saya datang bersama keluarga untuk liburan. Menurut saya tarifnya juga murah dan masih sangat terjangkau,” ujarnya.
Bagi anak-anak, pengalaman berkeliling telaga menggunakan sampan menjadi momen yang menyenangkan meski sempat merasa takut saat berada di atas air.
Nizam, salah satu wisatawan, mengaku ini merupakan pengalaman pertamanya menaiki sampan di Telaga Kumpe. Ia menyebut sempat merasa takut, namun tetap menikmati perjalanan mengelilingi telaga dan ingin kembali berkunjung di lain waktu.
“Ini baru pertama kali saya naik sampan. Tadi sempat takut jatuh, tapi tetap senang bisa muter-muter di telaga,” katanya.
Sementara itu, pengelola Wisata Alam Telaga Kumpe, Dasirun, menyebutkan bahwa kunjungan wisatawan meningkat terutama pada akhir pekan dan masa libur sekolah. Selain berwisata air, sejumlah pengunjung juga memanfaatkan area sekitar untuk berkemah.
“Selama masa liburan sekolah, pengunjung cukup ramai, terutama saat akhir pekan. Wisatawan tidak hanya bermain dan naik sampan, tetapi juga ada yang berkemah. Pengunjung datang dari Banyumas, Purbalingga, hingga Jawa Barat,” jelasnya.
Untuk tiket masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp7.500 pada hari biasa dan Rp10.000 saat akhir pekan. Dengan harga yang terjangkau serta suasana alam yang masih terjaga, Telaga Kumpe menjadi salah satu pilihan wisata keluarga yang diminati saat libur sekolah di wilayah Banyumas dan sekitarnya.











