PURWOKERTO — SMA Negeri 1 Purwokerto atau yang dikenal dengan Smansa Purwokerto memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-82 dengan beragam kegiatan yang melibatkan kreativitas dan partisipasi siswa. Rangkaian kegiatan tersebut antara lain menghias tumpeng, pertunjukan seni, pameran karya, serta berbagai aktivitas kreatif siswa, dan puncaknya jalan sehat Sabtu (22/8).
Kegiatan HUT tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi.
Kepala SMA Negeri 1 Purwokerto, Tjaraka Tjunduk Karsadi, mengatakan HUT ke-82 menjadi momentum untuk memperkuat semangat seluruh keluarga besar sekolah agar terus berkembang dan meraih kesuksesan. “Harapannya menjadi momentum kesuksesan sekolah, kesuksesan alumni, kesuksesan semua warga sekolah dan keluarga besarnya, untuk menjadikan lebih maju,” ujarnya.
Menurut dia, usia 82 tahun merupakan perjalanan panjang yang harus disyukuri sekaligus menjadi momentum bagi sekolah untuk semakin dewasa dalam menghadapi berbagai tantangan. SMA Negeri 1 Purwokerto diharapkan mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi dan terus memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara.
Tjaraka menjelaskan, perjalanan SMA Negeri 1 Purwokerto juga tidak dapat dilepaskan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Embrio sekolah telah ada sejak sekitar 1950-an, sebelum Surat Keputusan pendirian SMA Negeri 1 Purwokerto diterbitkan pada 1958.
“Sekolah ini sebenarnya lahir dari generasi para pejuang yang pada awalnya menempuh perjuangan untuk merebut kemerdekaan, dan kemudian melanjutkan sekolah di sini,” katanya.
Di tengah perjalanan panjang tersebut, SMA Negeri 1 Purwokerto hingga kini tetap mempertahankan tradisi prestasi. Sekolah tersebut tidak hanya menunjukkan capaian di tingkat Banyumas, tetapi juga aktif menorehkan prestasi pada tingkat Jawa Tengah hingga nasional.
Menurut Tjaraka, dukungan alumni melalui Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto (Ikasmansa) menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga sekaligus meningkatkan prestasi sekolah.
Ia juga menekankan pentingnya semangat belajar bagi guru dan siswa. Pembelajaran, kata dia, tidak hanya berlangsung di ruang kelas melalui kegiatan intrakurikuler, tetapi juga melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
“Kegiatan semacam ini memang bukan belajar bersama di kelas, namun ini bagian dari kegiatan belajar yang penting untuk mendewasakan anak-anak kita,” ujarnya.
Karena itu, rangkaian kegiatan HUT ke-82 yang menampilkan karya dan kreativitas siswa dinilai memiliki nilai pendidikan. Siswa mendapat ruang untuk berekspresi, bekerja sama, berkreasi, sekaligus belajar bertanggung jawab dalam sebuah kegiatan bersama.
Kepada para alumni, Tjaraka berpesan agar kesuksesan yang telah diraih dapat terus dibagikan kepada almamater. Alumni diharapkan tidak hanya sukses di bidang masing-masing, tetapi juga kembali memberikan perhatian dan kontribusi bagi sekolah serta generasi penerus.
“Selain kesuksesannya, ayo kembali ke sekolah untuk memberi perhatian yang luas terhadap kebutuhan-kebutuhan sekolah, terhadap kebutuhan adik-adik kelasnya, kepada kebutuhan para gurunya, dan sekolah untuk bisa maju,” katanya.
Ia menambahkan, peran alumni semakin penting dalam mendukung pemerataan kesempatan pendidikan. Sebagai sekolah negeri, SMA Negeri 1 Purwokerto memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat, termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan adanya jalur afirmasi yang mencapai 30 persen, sekolah memiliki tantangan untuk memastikan siswa dari kelompok tersebut mendapatkan kesempatan berkembang dan berprestasi. Dukungan alumni dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan untuk mewujudkan tujuan tersebut.
“Dari mana kita bisa punya kekuatan untuk bisa memberdayakan mereka menjadi orang berprestasi? Kekuatannya adalah dari para alumni. Ikatan-ikatan alumni Ikasmansa itu menjadi perekatnya,” ujarnya.
Melalui peringatan HUT ke-82, SMA Negeri 1 Purwokerto tidak sekedar merayakan perjalanan panjang almamater, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus berkembang. Kreativitas siswa, semangat belajar, prestasi, serta dukungan alumni menjadi modal penting bagi Smansa Purwokerto untuk melangkah lebih maju dan memberikan kontribusi bagi Indonesia











